PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan sarana untuk memajukan
kehidupan masyarakat. Oleh karenanya peranan pendidikan sangat penting dan
tidak bisa dilepaskan dari kehidupan. Guru dalam hal ini harus
dapat memahami dan mengerti akan pertumbuhan dan perkembangan para peserta
didiknya agar nantinya terjai hubungan yang baik sehingga peserta didik dapat
mengembangkan kemampuannya dengan baik.
Profesionalisme guru dituntut agar terus
berkembang sesuai perkembangan zaman, kemampuan memahami
pertumbuhan dan perkembangan peserta didik juga sangat penting bagi guru supaya
guru dapat mengantarkan anak didik mencapai tujuan belajar, menyelesaikan sekolah dan memiliki kemampuan
untuk menghadapi masa depan.
Harapannya guru tidak hanya sebagai pendidik
tetapi juga sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan
kompetensi guru yang mengerti akan pertmbuhan dan perkembangan anak didiknya di harapkan pengembangan pembelajaran di
sekolah lebih kreatif, inspiratif, interaktif dan menyenangkan sehingga
menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan yang tinggi.
B.
Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang yang telah dipaparkan
diatas maka dapat dirumuskan masalahnya sebagai berikut :
1. Apa yang dimaksud Pertumbuhan dan Perkembagan?
2. Jelaskan pentingnya mengetahui pertumbuhan dan
perkembangan peserta didik bagi pendidik!
3.
Apa
manfaat mempelajari perkembangan peserta didik bagi pendidik?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Pertumbuhan
dan Perkembangan
Dalam kehidupan manusia terdapat dua proses kejiwaan yang
terjadi, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Pada umumnya, istilah pertumbuhan
dan perkembangan digunakan secara interdepedensi, artinya saling bergantung
satu sama lain. Kedua prose situ tidak dapat dipisahkan, tetapi dapat dibedakan
untuk memperjelas penggunaanya. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan fisik
secara kuantitatif yang menyangkut peningkatan ukuran dan struktur
biologis. Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil proses
pematangan fungsi dalam perjalanan waktu tertentu.
Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume,
bobot, dan jumlah sel yang bersifat irreversible (tidak dapat
kembali ke asal). Pertumbuhan dapat pula diartikan sebagai proses transmisi
dari konstitusi fisik (keadaan tubuh atau keadaan jasmaniah) yang herediter
dalam bentuk proses aktif berkesinambungan. Hasil pertumbuhan, antara lain
bertambahnya ukuran kuantitatif badan anak, seperti berat, panjang, dan
kekuatannya. Begitu pula pada system jaringan syarat dan
pertumbuhan-pertumbuhan struktur jamani lainnya. Dengan demikian, pertumbuhan
dapat diartikan sebagai proses perubahan dan pematangan fisik.
Sedangkan, perkembangan adalah perubahan atau diferensiasi sel
menuju keadaan yang lebih dewasa. Atau dapat pula diartikan bahwa perkembangan
merupakan perubahan-perubahan yang terjadi baik sebagai pertumbuhan,
kematangan, belajar, maupun latihan. Menurut Santrok Yussen. 1992, perkembangan adalah pola
perkembangan individu yang berawal pada konsepsi dan terus berlanjut sepanjang
hayat dan bersifat involusi ( Santrok Yussen. 1992).
B. Pentingnya Mengetahui
Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik
Berikut ini adalah beberapa hal yang mendasari pentingnya
mengetahui pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.
1.
Masa Perkembangan yang Cepat
Pada masa terjadi pertumbuhan-pertumbuhan yang cepat
dibandingkan dengan perubahan-perubahan yang dialami spesies lain. Perubahan
fisik, misalnya pada tahun pertama lebih cepat dari apda tahun-tahun berikutnya.
Hal yang sama terjadi juga pada perubahan yang menyangkut interaksi sosial,
perolehan dan penggunaan bahasa, kemampuan mengingat serta fungsi lainnya.
2.
Pengaruh yang Lama
Alasan lainnya mengapa mempelajari anak ialah bahwa
peristiwa-peristiwa dan pengalaman-pengalaman pada tahun-tahun awal menunjukkan
pengaruh yang lama dan kuat terhadap perkembangan individu pada masa-masa
berikutnya. Kebanyakan ahli teori psikologi berpendapat bahwa apa yang terjadi
hari ini sangat banyak ditentukan oleh perkembangan kita sebagai anak
3.
Proses yang Kompleks
Seorang peneliti berpendapat bahwa mengkaji tentang bagaimana
perilaku itu pada saat masih sederhana akan sangat berguna. Misalnya adalah
bahwa kebanyakan orang dapat membuat kalimat yang panjang dan dapat dimengerti
oleh orang lain. Manusia mampu berkomunikasi dari cara yang sederhana sampai
yang kompleks karena bahasa yang dipergunakan mengikuti aturan-aturan tertentu.
Tetapi menentukan apa aturan itu dan bagaimana menggunakan adalah sulit.
4.
Nilai yang Diterapkan
Penelitian tentang tahap awal perkembangan sosial yang secara
relevan berkaitan dengan orang tua tentang peranannya dalam kehidupan
sehari-hari, percobaan tentang strategi pemecahan masalah pada anak akan
memberikan informasi berharga mengenai metode mengajar yang baik.
5.
Masalah yang Menarik
Anak merupakan makhluk yang mengagumkan dan penuh teka-teki
serta menarik untuk dikaji. Kemudahan anak umur dua tahun untuk mempelajari
bahasa ibunya dan kreativitas anak untuk bermain dengan temannya merupakan dua hal
dari karakteristik anak yang sedang berkembang. Misalnya, banyak lagi hal-hal
yang berkaitan dengan perkembangan anak yang merupakan misteri dan menarik.
C. Manfaat Mempelajari
Perkembangan Peserta Didik Bagi Pendidik
Mempelajari perkembangan peserta didik kita akan
memperoleh beberapa keuntungan. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1.
Kita akan mempunyai ekspektasi yang nyata
tentang peserta didik, misalnya akan diketahui pada umur berapa peserta didik mulai
berbicara dan mulai mampu berpikir abstrak atau akan diketahui pula pada umur
berapa peserta didik tertentu akan memperoleh keterampilan perilaku
dan emosi khusus.
2.
Pengetahuan tentang perkembangan peserta didik akan
membantu kita untuk merespons sebagaimana mestinya pada perilaku tertentu dari
peserta didik.
3.
Pemahaman tentang perkembangan peserta didik
akan membantu mengenali berbagai penyimpangan dari perkembangan yang normal.
Guru harus dapat
memegang peranan yang sangat strategis terutama dalam membentuk watak bangsa
serta mengembangkan potensi siswa. Kehadiran guru tidak tergantikan oleh unsur
yang lain, lebih-lebih dalam masyarakat kita yang multikultural dan
multidimensional, dimana peranan teknologi untuk menggantikan tugas-tugas guru
sangat minim. Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan
keberhasilan pendidikan. Guru yang profesional diharapkan menghasilkan lulusan
yang berkualitas. Profesionalisme guru sebagai ujung tombak di dalam
implementasi kurikulum di kelas yang perlu mendapat perhatian (Depdiknas,
2005).
Dalam proses belajar
mengajar, guru mempunyai tugas untuk mendorong, membimbing, dan memberi
fasilitas belajar bagi siswa untuk mencapai tujuan. Guru mempunyai tanggung
jawab untuk melihat segala sesuatu yang terjadi dalam kelas untuk membantu
proses perkembangan siswa. Penyampaian materi pelajaran hanyalah merupakan
salah satu dari berbagai kegiatan dalam belajar sebagai suatu proses yang
dinamis dalam segala fase dan proses perkembangan siswa.
Begitu pentinya
peranan guru dalam keberhasilan peserta didik maka hendaknya sebagai calon guru
kita harus mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan yang ada dan
meningkatkan kompetensinya sebab guru pada saat ini bukan saja sebagai pengajar
tetapi juga sebagai pengelola proses belajar mengajar. Sebagai orang yang
mengelola proses belajar mengajar tentunya harus mampu meningkatkan kemampuan
dalam membuat perencanaan pelajaran, pelaksanaan dan pengelolaan pengajaran
yang efektif, penilain hasil belajar yang objektif, sekaligus memberikan
motivasi pada peserta didik dan juga membimbing peserta didik terutama ketika
peserta didik sedang mengalami kesulitan belajar. Salah satu tugas yang
dilaksanakan guru disekolah adalah memberikan pelayanan kepada siswa agar
mereka menjadi peserta didik yang selaras dengan tujuan sekolah.
Guru mempengaruhi
berbagai aspek kehidupan baik sosial, budaya maupun ekonomi. Dalam keseluruhan
proses pendidikan, guru merupakan faktor utama yang bertugas sebagai pendidik.
Guru harus bertanggung jawab atas hasil kegiatan belajar anak melalui interaksi
belajar mengajar. Guru merupakan faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya
proses belajar dan karenanya guru harus menguasai prinsip-prinsip belajar di
samping menguasai materi yang disampaikan dengan kata lain guru harus
menciptakan suatu kondisi belajar yang sebagik-baiknya bagi peserta didik,
inilah yang tergolong kategori peran guru sebagai pengajar.
Disamping peran
sebagai pengajar, guru juga berperan sebagai pembimbing artinya memberikan
bantuan kepada setiap individu untuk mencapai pemahaman dan pengarahan diri
yang dibutuhkan untuk melakukan penyesuan diri secara maksimal terhadap
sekolah.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pembahasan makalah diatas, maka dapat kami simpulkan bahwa
yang dimaksud dengan perkembangan adalah perubahan atau diferensiasi sel
menuju keadaan yang lebih dewasa. Atau dapat pula diartikan bahwa perkembangan
merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada konsepsi dan terus
berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi ( Santrok Yussen. 1992).
Dengan mempelajari perkembangan peserta didik kita sebagai calon
guru akan memperoleh beberapa keuntungan. Pertama, kita akan mempunyai
ekspektasi yang nyata tentang peserta didik, misalnya akan diketahui pada umur
berapa peserta didik mulai berbicara dan mulai mampu berpikir abstrak atau akan
diketahui pula pada umur berapa peserta didik tertentu akan memperoleh
keterampilan perilaku dan emosi khusus. Kedua, pengetahuan tentang perkembangan
peserta didik akan membantu kita untuk merespons sebagaimana mestinya pada
perilaku tertentu dari peserta didik. Ketiga, pemahaman tentang perkembangan
peserta didik akan membantu mengenali berbagai penyimpangan dari perkembangan
yang normal.
B. Saran
Dalam menguraikan masalah tersebut penulis menyadari masih
banyak sekali kekurangan didalamnya. Untuk itu penulis mengharapkan kepada
pembaca untuk meneliti dan mengkaji kembali hal-hal yang berhubungan dengan
masalah ini, supaya para pembaca mendapat wawasan yang lebih luas. Selain itu,
penulis sangat mengharapkan kritik dan sarannya untuk perbaikan dalam
penyusunan makalah selanjutnya.
DAFTAR
PUSTAKA
Budiman, Nandang. 2006. Memahami
Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar. Jakarta : Departemen Pendidikan
Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.
Faiha. 2011. Pentingnya Mempelajari
Perkembangan Peserta Didik. Diunduh dari http://faiha24.blogspot.com/2011/09/pentingnya-mempelajari-perkembangan.html pada tanggal 24
Desember 2013.
Jannah, Raudhatul. 2011. Pentingnya
Guru Memahami Perkembangan dan Cara Belajar Anak. Diunduh dari http://edukasi.kompasiana.com/2011/01/01/pentingnya-guru-memahami-perkembangan-dan-cara-belajar-anak-329445.html pada tanggal 24 Desember
2013.
Sobur, Alex. 2011. Psikologi Umum.
Bandung : CV Pustaka Setia.
Soim, Ibnu. 2012. Bab I Manfaat
Mempelajari Perkembangan Peserta Didik bagi Pendidik. Diunduh dari http://mp3soim.blogspot.com/2012/12/bab-i-manfaat-mempelajari-perkembangan.html pada tanggal 24
Desember 2013.
Sumantri, Mulyani, Nana Syaodih. 2011. Perkembangan
Peserta Didik. Jakarta: Universitas Terbuka.
Zhuldyn. 2012. Perkembangan Peserta Didik. Diunduh
dari http://zhuldyn.wordpress.com/materii-lain/perkembangan-peserta-didik/ pada
tanggal 24 Desember 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar