Rabu, 11 Juni 2014

Observasi PPD di SD Kawedusan

observasi pertama , masih excited banget ..
ngrasain pertama kali tangan dicium sama murid ya pas itu ..

DATA DAN ANALISIS DATA

PROFIL SEKOLAH
A.      Tujuan Pendidikan SD Negeri Kawedusan
 Sekolah Dasar Negeri Kawedusan yang beralamat di Jl. Tentara Pelajar, Gang Syech Ireng No. 4 Kawedusan memilki tujuan pendidikan dasar, visi sekolah, misi sekolah dan tujuan sekolah sebagai berikut :

Tujuan Pendidikan Dasar :
Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dirumuskan mengacu pada tujuan umum pendidikan.Adapun tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Mengacu pada tujuan umum tersebut, dapat dijabarkan tujuan pendidikan sebagai berikut :
1.           Meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia
2.           Meningkatkan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik
3.           Membekali peserta didik dengan pengetahuan yang memadai agar dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi
4.           Mengembangkan keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan untuk menghasilkan lulusan yang dapat member kontribusi bagi pengembangan daerah
5.           Mendukung pelaksanaan pembangunan daerah dan nasional
6.           Mengembangkan ilmu pengetahuan, tekhnologi, dan seni
7.           Mendukung peningkatan rasa toleransi dan kerukunan antarumat beragama
8.           Mendorong peserta didik agar mampu bersaing secara global sehingga dapat  hidup berdampingan dengan anggota masyarakat bangsa lain
9.           Mendorong wawasan dan sikap kebangsaan dan persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia
10.     Menunjang kelestarian dan keragaman budaya
11.     Mendorong tumbuh kembangnya kesetaraan jender
12.     Mengembangkan visi, misi, tujuan sekolah, kondisi, dan cirri khas sekolah.

Visi Sekolah :
“Terwujudnya peserta didik yang bertakwa, terampil, berkepribadian dan  berbudaya”.

Misi Sekolah :
Menumbuhkan :
1.         Penghayatan serta pengamalan ajaran agama sebagai sumber kedisiplinan, kearifan dalam bertindak dan bertingkah.
2.         Pembelajaran secara aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
3.         Jiwa kepemimpinan, kedisiplinan melalui kegiatan Pramuka.
4.         Prestasi belajar siswa dengan menambah jam belajar siswa kelas I – VI.
5.         Peduli lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, indah dan menyenangkan.
6.         Mengadakan penghijauan.

B.       Tujuan Sekolah
Strukrur Kurikulum dan Muatan Kurikulum
1.    Meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama yang dianut siswa.
2.    Menjadikan sekolah yang mampu mewujudkan pelayanan pembelajaran dan bimbingan yang efektif dan efisien.
3.    Menggali dan meningkatkan bakat minat siswa di bidang seni, olahraga, iptek dan kesehatan untuk mencapai prestasi.
4.    Membudayakan perilaku islami dalam kehidupan sehari-hari.

C.      Struktur Kurikulum
Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harusditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatanpembelajaran.Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan.Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjeng pendidikan dasar dan menengah.
Struktur kurikulum SD Negeri Kawedusan meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai kelas I sampai dengan kelas VI.Struktur Kurikulum SD Negeri Kawedusan disusun berdasarkan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan.
Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum SD Negeri Kawedusan. Penambahan sebanyak 4 jam pelajaran didistribusikan untuk mata pelajaran Muatan Lokal, karena Muatan Lokal merupakan cirri khas dari masing-masing satuan pendidikan.
Kurikulum SD Negeri Kawedusan memuat 8 mata pelajaran, 2 muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera sebagai berikut :
                                          
STRUKTUR KURIKULUM SDN KAWEDUSAN

Komponen
Kelas dan Alokasi Waktu
I
II
III
IV, V, dan VI
A.    Mata Pelajaran




1.      Pendidikan Agama
3
3
3
4
2.      Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
2
3.      Bahasa Indonesia
7
8
8
6
4.      Matematika
7
7
7
5
5.      Ilmu Pengetahuan Alam
2
2
3
4
6.      Ilmu Pengetahuan Sosial
2
2
2
3
7.     

9
 
Seni Budaya dan Keterampilan
2
2
2
4
8.      Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
3
3
3
4
B.     Muatan Lokal
1.      Bahasa Jawa
2.      Bahasa Inggris

2
-

2
-

2
-

2
2
C.     Pengembangan Diri
1.      Layanan Konseling
2.      Kegiatan Ekstrakurikuler :
a.       Pramuka
b.      Kesenian
c.       Olah Raga
d.      Agama



-
-
-




-
-
-






30
31
32
36
Keterangan :


D.      Perkembangan Peserta Didik di SD Negeri Kawedusan
1.    Perkembangan Fisik dan Motorik
Perkembangan fisik dipandang penting untuk pendidik karena baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi perilaku anak sehari-hari. Secara langsung, perkembangan fisik seorang anak akan menentukan keterampilan anak dalam bergerak.
Secara tidak langsung, pertumbuhan dan perkembangan fisik akan mempengaruhi cara anak memandang dirinya sendiri dan bagaimana ia memandang orang lain. Ini semua akan tercermin dari pola penyesuaian diri anak secara umum. Seorang anak yang terlalu gemuk akan cepat menyadari bahwa ia tidak dapat mengikuti permainan yang dilakukan oleh teman sebayanya. Di pihak lain, teman-temannya akan menganggap anak gemuk itu terlalu lamban dan tidak pernah lagi diajak bermain. Semula timbul perasaan tidak mampu, selanjutnya akan muncul perasaan selalu tertimpa nasib buruk. Perpaduan dua perasaan ini akan memberikan warna tersendiri pada perkembangan kepribadian anak.
Perkembangan fisik anak usia SD terjadi secara lamban, tidak secepat pada masa bayi dan masa kanak-kanak, atau masa remaja. (Papalia & Olds, 1995 : 7).
Inilah yang merupakan salah satu karakteristik perkembangan fisik anak usia SD. Selain kekhasan ini masih ada sejumlah karakteristik fisik-motorik anak usia SD yang seharusnya dipahami pendidik.

a.    Perkembangan Fisik dan Motorik siswa kelas I, antara lain :
Perkembangan fisik :
1)   Usia siswa kelas I yang tertua adalah 7 tahun, sedangkan usia siswa kelas I yang termuda adalah 6 tahun.
2)   Tinggi badan siswa kelas I ………….
3)   Gangguan kesehatan yang sering diderita oleh siswa kelas I misalnya penyakit flu, batuk, pilek dan demam. Dalam satu bulan, terdapat beberapa siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit, tetapi jumlahnya tidak pasti. Kesehatan anak usia SD yang kadang terganggu adalah kesehatan mata mereka. Padahal mata merupakan panca indera yang penting bagi anak SD. Kegiatan pembelajaran diyakini sangat bertumpu pada persepsi penglihatan. Jika anak mngalami kelainan pada penglihatannya, maka hal ini akan mempengaruhi kelainan pada penglihatannya, maka hal ini akan mempengaruhi proses pembelajaran mereka. Bukan hanya persoalan penyakitnya, fungsi mata dalam kaitannya dengan pembelajaran anak usia SD juga terkait dengan kematangan penglihatan anak yang biasanya tercapai pada usia 6 sampai 7 tahun.
Mengingat pentingnya modalitas ini bagi proses belajar, maka sangat dianjurkan untuk memeriksa mata anak ketika mereka hendak masuk ke SD. Apalagi, hasil riset menunjukkan bahwa sebagian kecil anak usia SD mengalami masalah serius dengan kesehatan mata. (Santrock, 1990).

Perkembangan motorik :
1)        Keterampilan gerak yang sudah dikuasai oleh siswa kelas I SD misalnya menulis, menggambar, menggunting, mengkancingkan baju, makan dengan sendok, berenang, naik sepeda, melompat tali, memanjat, memegang pensil, berlari, dan lain sebagainya.
2)        Saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (KBM) terkadang siswa berjalan-jalan, bergurau dengan teman, dan kurang memperhatikan materi yang sedang disampaikan oleh gurunya.
3)        Siswa kelas I SD sudah mampu membuat cerita/karangan pendek, walaupun belum tepat.
4)        Siswa kelas I SD sudah dapat memahami isi cerita yang dibacakan oleh guru.

b.   Perkembangan Fisik dan Motorik siswa kelas III, antara lain:
Perkembangan fisik :
1)        Usia siswa kelas III yang tertua adalah 9 tahun, sedangkan usia siswa kelas III yang termuda adalah 10 tahun.
2)        Tinggi badan siswa kelas I …………….
3)        Berat badan …………..
4)        Gangguan kesehatan yang sering diderita oleh siswa kelas I misalnya penyakit flu, batuk, pilek dan demam.
5)        Dalam satu bulan, terdapat beberapa siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit, tetapi jumlahnya tidak pasti.

Perkembangan motorik :
1)        Keterampilan gerak yang sudah dikuasai oleh siswa kelas III SD misalnya menulis, menggambar, menggunting, mengkancingkan baju, makan dengan sendok, berenang, naik sepeda, melompat tali, memanjat, memegang pensil, berlari, dan lain sebagainya.
2)        Saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (KBM), siswa kelas III sudah tenang dan memperhatikan penjelasan dari guru serta tidak berjalan-jalan atau bergurau dengan teman,
3)        Siswa kelas III SD sudah mampu membuat cerita/karangan dengan baik.
4)        Siswa kelas III SD sudah dapat memahami isi cerita yang mereka baca sendiri maupun dibacakan oleh guru dengan baik.

c.    Perkembangan Fisik dan Motorik siswa kelas V, antara lain:
Perkembangan fisik :
1)        Usia siswa kelas V yang tertua adalah 15 tahun, sedangkan usia siswa kelas V yang termuda adalah 11 tahun.
2)        Tinggi badan siswa kelas V yang tertinggi adalah 149 cm, sedangkan yang terendah adalah 115 cm.
3)        Berat badan siswa kelas V yang terberat adalah 42 kg, sedangkan yang teringan adalah 20 kg.
4)        Gangguan kesehatan yang sering diderita oleh siswa kelas V misalnya penyakit flu, batuk, pilek dan demam.
5)        Dalam satu bulan, terdapat beberapa siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit, tetapi jumlahnya tidak pasti.

Perkembangan motorik :
1)        Keterampilan gerak yang sudah dikuasai oleh siswa kelas V SD misalnya menulis, menggambar menggunting, mengkancingkan baju, makan dengan sendok, berenang, naik sepeda, melompat tali, memanjat, memegang pensil, berlari, dan lain sebagainya.
2)        Saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (KBM), siswa kelas V sudah tenang dan memperhatikan penjelasan dari guru serta tidak berjalan-jalan atau bergurau dengan teman,
3)        Siswa kelas V SD sudah mampu membuat cerita/karangan dengan baik.
4)        Siswa kelas V SD sudah dapat memahami isi cerita yang mereka baca sendiri maupun yang dibacakan oleh guru dengan baik.

2.    Perkembangan Kognitif dan Intelektual
Aspek kognitif anak usia SD merupakan salah satu aspek psikologis yang sangat perlu dipahami dan dihayati oleh seorang pendidik. Pemahaman dan penghayatan ini dipandang penting sebab hakekatnya pembelajaran yang diselenggarakan pendidik harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif anak. Bahkan dalam pandangan Piaget (1969) pembelajaran yang tidak sesuai dengan perkembangan kognitif anak memilikikonsekuensi negatif bagi perkembangan pelbagai aspek psikologis lainnya.

a.    Perkembangan Kognitif dan Intelektual siswa kelas I, antara lain :
1)        Kemampuan berhitung siswa kelas I SD sudah cukup baik.
2)        Sebagian besar siswa kelas I SD sudah baik dan cukup lancar, namun ada satu siswa yang belum bisa membaca.
3)        Siswa  kelas I SD berani maju di depan kelas apabila ditunjuk oleh guru.
4)        Saat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas I SD mau bertanya tentang materi yang belum mereka mengerti kepada gurunya.
5)        Kemampuan mengingat siswa kelas I SD tentang materi yang telah diajarkan sudah cukup baik.
6)        Siswa kelas I SD menyukai semua metode pembelajaran, misalnya metode ceramah, bernyanyi, ataupun cerita bergambar, dll.
7)        Kemampuan siswa kelas I SD dalam menyerap informasi baru sudah baik.
8)        Siswa kelas I SD sudah dapat menyampaikan informasi kepada orang lain dengan baik.

b.   Perkembangan Kognitif dan Intelektual siswa kelas III, antara lain :
1)        Kemampuan berhitung siswa kelas III SD sudah baik.
2)        Semua siswa kelas III SD sudah baik dan lancar.
3)        Saat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas III SD mau bertanya tentang materi yang belum mereka mengerti kepada gurunya dan berani maju di depan kelas apabila ditunjuk maupun tidak ditunjuk oleh guru..
4)        Kemampuan mengingat siswa kelas III SD tentang materi yang telah diajarkan sudah baik.
5)        Siswa kelas III SD menyukai semua metode pembelajaran.
6)        Kemampuan siswa kelas III SD dalam menyerap informasi baru sudah baik.
7)        Siswa kelas III SD sudah dapat menyampaikan informasi kepada orang lain dengan baik.

c.    Perkembangan Kognitif dan Intelektual siswa kelas V, antara lain :
1)        Kemampuan berhitung sebagian besar siswa kelas V SD sudah baik, namun ada dua siswa yang kemapuannya sangat kurang dalam berhitung.
2)        Semua siswa kelas V SD sudah baik dan lancar.
3)        Saat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas V SD mau bertanya tentang materi yang belum mereka mengerti kepada gurunya dan berani maju di depan kelas apabila ditunjuk maupun tidak ditunjuk oleh guru, tetapi agak malu-malu.
4)        Kemampuan mengingat sebagian besar siswa kelas V SD tentang materi yang telah diajarkan sudah baik.
5)        Siswa kelas V SD menyukai semua metode pembelajaran.
6)        Kemampuan siswa kelas V SD dalam menyerap informasi baru sudah baik.
7)        Siswa kelas V SD sudah dapat menyampaikan informasi kepada orang lain dengan baik.

3.    Perkembangan Bahasa
a.    Perkembangan bahasa siswa kelas I, antara lain :
1)        Kemampuan siswa kelas I SD dalam membuat kalimat pendek sudah baik, mereka juga juga memiliki cukup kosakata karena sudah mendapatkan mata pelajaran bahasa inggris di sekolah. Siswa juga dapat mengucapkan kata-kata asing dengan cukup baik.
2)        Siswa kelas I SD sudah bisa memahami bahasa isyarat, misalnya mereka tahu bahwa jika lampu merah menyala di jalan raya maka para pengendara harus berhenti.
3)        Kemampuan siswa dalam memahami bahasa tulis sudah baik. Mereka dapat memahami isi bacaan yang mereka baca.

b.   Perkembangan bahasa siswa kelas III, antara lain :
1)        Kemampuan siswa kelas III SD dalam membuat cerita sudah baik, mereka juga juga memiliki kosakata karena sudah mendapatkan mata pelajaran bahasa inggris di sekolah. Siswa juga dapat mengucapkan kata-kata asing dengan baik.
2)        Siswa kelas III SD sudah bisa memahami bahasa isyarat dengan baik, misalnya mereka tahu bahwa jika lampu merah menyala di jalan raya maka para pengendara harus berhenti.
3)        Kemampuan siswa dalam memahami bahasa tulis sudah baik. Mereka dapat memahami isi bacaan yang mereka baca dengan baik.

c.    Perkembangan bahasa siswa kelas V, antara lain :
1)        Kemampuan siswa kelas V SD dalam membuat cerita sudah baik, mereka juga juga memiliki kosakata yang cukup banyak Siswa juga dapat mengucapkan kata-kata asing dengan baik.
2)        Siswa kelas V SD sudah bisa memahami bahasa isyarat dengan baik.
3)        Kemampuan siswa dalam memahami bahasa tulis sudah baik. Mereka dapat memahami isi bacaan yang mereka baca dengan baik.

4.    Perkembangan Psikososial
a.    Perkembangan psikososial siswa kelas I, antara lain :
1)        Perkembangan hubungan siswa kelas I dengan orang tua baik dan menghormati.
2)        Dalam pergaulan dengan teman di sekolah, siswa kelas I tidak memilih-milih teman.
3)        Perkembangan gender siswa kelas I sudah baik. Mereka dapat memahami cara bermain anak laki-laki dan perempuan masing-masing.
4)        Cara bersosialisasi dengan lawan jenis, siswa kelas I SD bersosialisasi dengan akrab dan biasa saja.
5)        Tingkat kepedulian siswa kelas I SD dengan teman/orang lain sudah baik/cukup tinggi.

b.   Perkembangan psikososial siswa kelas III, antara lain :
1)        Perkembangan hubungan siswa kelas III dengan orang tua baik dan menghormati.
2)        Dalam pergaulan dengan teman di sekolah, siswa kelas III tidak memilih-milih teman.
3)        Perkembangan gender siswa kelas III sudah baik. Mereka dapat memahami cara bermain anak laki-laki dan perempuan masing-masing.
4)        Cara bersosialisasi dengan lawan jenis, siswa kelas III SD bersosialisasi dengan akrab dan biasa saja.
5)        Tingkat kepedulian siswa kelas III SD dengan teman/orang lain sudah baik/cukup tinggi.

c.    Perkembangan psikososial siswa kelas V, antara lain :
1)        Perkembangan hubungan siswa kelas V dengan orang tua baik dan menghormati.
2)        Dalam pergaulan dengan teman di sekolah siswa kelas V kadang memilih-milih teman, tetapi setelah guru membagi mereka dalam kerja kelompok di sekolah lama kelamaan mereka tidak lagi memilih-milih teman dalam pergaulan.
3)        Perkembangan gender siswa kelas V sudah baik. Mereka dapat memahami cara bermain anak laki-laki dan perempuan masing-masing.
4)        Cara bersosialisasi dengan lawan jenis, siswa kelas V SD bersosialisasi dengan akrab dan biasa saja.
5)        Tingkat kepedulian siswa kelas V SD dengan teman/orang lain sudah baik.

5.    Perkembangan Agama dan Moral
a.      Perkembangan agama dan moral siswa kelas I, antara lain :
1)      Kemampuan siswa dalam menjalankan ibadah seperi ibadah sholat sudah cukup baik, namun membutuhkan arahan dari orang tua.
2)      Hafalan siswa dalam menghafal surat-surat pendek sudah baik.
3)      Siswa kelas I SD dalam membedakan hal baik dan tidak baik sudah cukup baik.
4)      Tingkat kejujuran siswa sudah baik, rata-rata sudah memiliki sifat yang jujur.
5)      Tingkat kedisiplinan siswa sudah baik, mereka tidak pernah terlambat berangkat ke sekolah. Siswa juga sudah bisa manaati tata tertib sekolah.
6)      Siswa kurang memiliki kesadaran akan kebersihan, kadang-kadang siswa membuang sampah sembarangan.

b.      Perkembangan agama dan moral siswa kelas III, antara lain :
1)      Kemampuan siswa dalam menjalankan ibadah seperi ibadah sholat sudah baik, dan kadang-kadang membutuhkan arahan dari orang tua.
2)      Hafalan siswa dalam menghafal surat-surat pendek sudah baik.
3)      Siswa kelas III SD dalam membedakan hal baik dan tidak baik sudah baik.
4)      Tingkat kejujuran siswa sudah baik, rata-rata sudah memiliki sifat yang jujur.
5)      Tingkat kedisiplinan siswa sudah baik, mereka tidak pernah terlambat berangkat ke sekolah. Siswa juga sudah bisa manaati tata tertib sekolah.
6)      Siswa memiliki kesadaran yang cukup akan kebersihan, siswa jarang membuang sampah sembarangan.

c.       Perkembangan agama dan moral siswa kelas V, antara lain :
1)      Kemampuan siswa dalam menjalankan ibadah seperi ibadah sholat sudah baik, dan kadang-kadang membutuhkan arahan dari orang tua.
2)      Hafalan siswa dalam menghafal surat-surat pendek sudah baik.
3)      Siswa kelas V SD dalam membedakan hal baik dan tidak baik sudah baik.
4)      Tingkat kejujuran siswa sudah baik, sebagian besar siswa sudah memiliki sifat yang jujur.
5)      Tingkat kedisiplinan siswa sudah baik, mereka tidak pernah terlambat berangkat ke sekolah. Siswa juga sudah bisa manaati tata tertib sekolah.
6)      Siswa memiliki kesadaran yang baik akan kebersihan, siswa selalu membuang sampah pada tempatnya.

6.    Perkembangan Emosional
a.      Perkembangan emosional siswa kelas I, antara lain :
1)      Siswa kelas I SD masih memilki sifat egois yang cukup tinggi.
2)      Siswa tidak bergantung pada guru di sekolah, siswa tidak memiliki sifat manja terhadap guru.
3)      Siswa tidak pernah menangis di kelas.

b.      Perkembangan emosional siswa kelas III, antara lain :
1)      Siswa kelas III SD masih memilki sifat egois yang cukup tinggi.
2)      Siswa tidak bergantung pada guru di sekolah, siswa tidak memiliki sifat manja terhadap guru.
3)      Siswa tidak pernah menangis di kelas.

c.       Perkembangan emosional siswa kelas V, antara lain :
1)      Siswa kelas V SD masih memilki sedikit sifat egois.
2)      Siswa tidak bergantung pada guru di sekolah, siswa tidak memiliki sifat manja terhadap guru.
3)      Siswa tidak pernah menangis di kelas.
4)      Keberanian siswa saat disuruh tampil di kelas sudah cukup baik, walaupun kadang-kadang masih malu-malu.

7.    Perkembangan Kemandirian
a.    Perkembangan kemandirian siswa kelas I, antara lain :
1)        Siswa kelas I, tidak lagi membutuhkan bantuan guru dalam mengerjakan soal.
2)        Siswa kelas I, tidak ditunggui oleh orang tua saat pembelajaran di sekolah.

b.   Perkembangan kemandirian siswa kelas III, antara lain :
1)      Siswa kelas I, tidak lagi membutuhkan bantuan guru dalam mengerjakan soal.
2)      Siswa kelas I, tidak ditunggui oleh orang tua saat pembelajaran di sekolah.

c.    Perkembangan kemandirian siswa kelas V, antara lain :
1)        Siswa kelas V, tidak lagi membutuhkan bantuan guru dalam mengerjakan soal. Guru dalam pembelajaran menggunakan pretest dan posttest, guru juga jarang memberikan PR mengerjakan tetapi PR untuk membaca.

2). Siswa kelas V, tidak ditunggui oleh orang tua saat pembelajaran di sekolah.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar