ngrasain pertama kali tangan dicium sama murid ya pas itu ..
DATA
DAN ANALISIS DATA
PROFIL SEKOLAH
A. Tujuan
Pendidikan SD Negeri Kawedusan
Sekolah Dasar Negeri Kawedusan yang beralamat
di Jl. Tentara Pelajar, Gang Syech Ireng No. 4 Kawedusan memilki tujuan
pendidikan dasar, visi sekolah, misi sekolah dan tujuan sekolah sebagai berikut
:
Tujuan Pendidikan Dasar :
Tujuan pendidikan tingkat
satuan pendidikan dirumuskan mengacu pada tujuan umum pendidikan.Adapun tujuan
pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian,
akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan
lebih lanjut.
Mengacu pada tujuan umum
tersebut, dapat dijabarkan tujuan pendidikan sebagai berikut :
1.
Meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta
akhlak mulia
2.
Meningkatkan potensi, kecerdasan, dan minat
sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik
3.
Membekali peserta didik dengan pengetahuan
yang memadai agar dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi
4.
Mengembangkan keragaman potensi dan
karakteristik daerah dan lingkungan untuk menghasilkan lulusan yang dapat
member kontribusi bagi pengembangan daerah
5.
Mendukung pelaksanaan pembangunan daerah dan
nasional
6.
Mengembangkan ilmu pengetahuan, tekhnologi,
dan seni
7.
Mendukung peningkatan rasa toleransi dan
kerukunan antarumat beragama
8.
Mendorong peserta didik agar mampu bersaing
secara global sehingga dapat hidup
berdampingan dengan anggota masyarakat bangsa lain
9.
Mendorong wawasan dan sikap kebangsaan dan
persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan
Republik Indonesia
10.
Menunjang kelestarian dan
keragaman budaya
11.
Mendorong tumbuh kembangnya
kesetaraan jender
12.
Mengembangkan visi, misi,
tujuan sekolah, kondisi, dan cirri khas sekolah.
Visi
Sekolah :
“Terwujudnya
peserta didik yang bertakwa, terampil, berkepribadian dan berbudaya”.
Misi Sekolah :
Menumbuhkan :
1.
Penghayatan
serta pengamalan ajaran agama sebagai sumber kedisiplinan, kearifan dalam
bertindak dan bertingkah.
2.
Pembelajaran
secara aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
3.
Jiwa
kepemimpinan, kedisiplinan melalui kegiatan Pramuka.
4.
Prestasi
belajar siswa dengan menambah jam belajar siswa kelas I – VI.
5.
Peduli
lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, indah dan
menyenangkan.
6.
Mengadakan
penghijauan.
B. Tujuan
Sekolah
Strukrur Kurikulum dan Muatan Kurikulum
1. Meningkatkan
penghayatan dan pengamalan ajaran agama yang dianut siswa.
2. Menjadikan
sekolah yang mampu mewujudkan pelayanan pembelajaran dan bimbingan yang efektif
dan efisien.
3. Menggali
dan meningkatkan bakat minat siswa di bidang seni, olahraga, iptek dan
kesehatan untuk mencapai prestasi.
4. Membudayakan
perilaku islami dalam kehidupan sehari-hari.
C.
Struktur Kurikulum
Struktur
kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harusditempuh oleh
peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatanpembelajaran.Kedalaman
muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan
dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan
beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.Kompetensi yang dimaksud
terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan
berdasarkan standar kompetensi lulusan.Muatan lokal dan kegiatan pengembangan
diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjeng pendidikan
dasar dan menengah.
Struktur kurikulum
SD Negeri Kawedusan meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu
jenjang pendidikan selama enam tahun mulai kelas I sampai dengan kelas
VI.Struktur Kurikulum SD Negeri Kawedusan disusun berdasarkan Standar Isi dan
Standar Kompetensi Lulusan.
Jam pembelajaran untuk setiap mata
pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum SD Negeri
Kawedusan. Penambahan sebanyak 4 jam pelajaran didistribusikan untuk mata
pelajaran Muatan Lokal, karena Muatan Lokal merupakan cirri khas dari
masing-masing satuan pendidikan.
Kurikulum SD Negeri Kawedusan
memuat 8 mata pelajaran, 2 muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera
sebagai berikut :
STRUKTUR
KURIKULUM SDN KAWEDUSAN
Komponen
|
Kelas dan Alokasi Waktu
|
|||||
I
|
II
|
III
|
IV, V, dan VI
|
|||
A.
Mata Pelajaran
|
||||||
1.
Pendidikan Agama
|
3
|
3
|
3
|
4
|
||
2.
Pendidikan Kewarganegaraan
|
2
|
2
|
2
|
2
|
||
3.
Bahasa Indonesia
|
7
|
8
|
8
|
6
|
||
4.
Matematika
|
7
|
7
|
7
|
5
|
||
5.
Ilmu Pengetahuan Alam
|
2
|
2
|
3
|
4
|
||
6.
Ilmu Pengetahuan Sosial
|
2
|
2
|
2
|
3
|
||
7.
Seni Budaya dan
Keterampilan
|
2
|
2
|
2
|
4
|
||
8.
Pendidikan Jasmani,
Olahraga dan Kesehatan
|
3
|
3
|
3
|
4
|
||
B.
Muatan Lokal
1.
Bahasa Jawa
2.
Bahasa Inggris
|
2
-
|
2
-
|
2
-
|
2
2
|
||
C.
Pengembangan Diri
1.
Layanan Konseling
2.
Kegiatan Ekstrakurikuler :
a.
Pramuka
b.
Kesenian
c.
Olah Raga
d.
Agama
|
-
-
-
|
-
-
-
|
||||
30
|
31
|
32
|
36
|
|||
Keterangan :
D. Perkembangan Peserta Didik di SD Negeri Kawedusan
1. Perkembangan Fisik dan Motorik
Perkembangan fisik dipandang penting untuk pendidik
karena baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi perilaku anak
sehari-hari. Secara langsung, perkembangan fisik seorang anak akan menentukan
keterampilan anak dalam bergerak.
Secara tidak langsung, pertumbuhan dan perkembangan
fisik akan mempengaruhi cara anak memandang dirinya sendiri dan bagaimana ia
memandang orang lain. Ini semua akan tercermin dari pola penyesuaian diri anak
secara umum. Seorang anak yang terlalu gemuk akan cepat menyadari bahwa ia
tidak dapat mengikuti permainan yang dilakukan oleh teman sebayanya. Di pihak
lain, teman-temannya akan menganggap anak gemuk itu terlalu lamban dan tidak
pernah lagi diajak bermain. Semula timbul perasaan tidak mampu, selanjutnya
akan muncul perasaan selalu tertimpa nasib buruk. Perpaduan dua perasaan ini
akan memberikan warna tersendiri pada perkembangan kepribadian anak.
Perkembangan fisik anak usia SD terjadi secara lamban, tidak secepat
pada masa bayi dan masa kanak-kanak, atau masa remaja. (Papalia & Olds,
1995 : 7).
Inilah yang merupakan salah satu karakteristik perkembangan fisik anak
usia SD. Selain kekhasan ini masih ada sejumlah karakteristik fisik-motorik
anak usia SD yang seharusnya dipahami pendidik.
a. Perkembangan
Fisik dan Motorik siswa kelas I, antara lain :
Perkembangan fisik :
1) Usia
siswa kelas I yang tertua adalah 7 tahun, sedangkan usia siswa kelas I yang
termuda adalah 6 tahun.
2) Tinggi
badan siswa kelas I ………….
3)
Gangguan kesehatan yang sering diderita oleh siswa
kelas I misalnya penyakit flu, batuk, pilek dan demam. Dalam satu bulan,
terdapat beberapa siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit, tetapi jumlahnya
tidak pasti. Kesehatan anak usia SD yang kadang terganggu adalah kesehatan mata
mereka. Padahal mata merupakan panca indera yang penting bagi anak SD. Kegiatan
pembelajaran diyakini sangat bertumpu pada persepsi penglihatan. Jika anak
mngalami kelainan pada penglihatannya, maka hal ini akan mempengaruhi kelainan
pada penglihatannya, maka hal ini akan mempengaruhi proses pembelajaran mereka.
Bukan hanya persoalan penyakitnya, fungsi mata dalam kaitannya dengan
pembelajaran anak usia SD juga terkait dengan kematangan penglihatan anak yang
biasanya tercapai pada usia 6 sampai 7 tahun.
Mengingat pentingnya modalitas ini bagi proses belajar, maka sangat
dianjurkan untuk memeriksa mata anak ketika mereka hendak masuk ke SD. Apalagi,
hasil riset menunjukkan bahwa sebagian kecil anak usia SD mengalami masalah
serius dengan kesehatan mata. (Santrock, 1990).
Perkembangan motorik :
1)
Keterampilan gerak yang sudah dikuasai oleh siswa
kelas I SD misalnya menulis, menggambar, menggunting, mengkancingkan baju,
makan dengan sendok, berenang, naik sepeda, melompat tali, memanjat, memegang
pensil, berlari, dan lain sebagainya.
2)
Saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (KBM)
terkadang siswa berjalan-jalan, bergurau dengan teman, dan kurang memperhatikan
materi yang sedang disampaikan oleh gurunya.
3)
Siswa kelas I SD sudah mampu membuat cerita/karangan
pendek, walaupun belum tepat.
4)
Siswa kelas I SD sudah dapat memahami isi cerita yang
dibacakan oleh guru.
b.
Perkembangan Fisik dan Motorik siswa kelas III, antara
lain:
Perkembangan
fisik :
1)
Usia siswa kelas III yang tertua adalah 9 tahun,
sedangkan usia siswa kelas III yang termuda adalah 10 tahun.
2)
Tinggi badan siswa kelas I …………….
3)
Berat badan …………..
4)
Gangguan kesehatan yang sering diderita oleh siswa
kelas I misalnya penyakit flu, batuk, pilek dan demam.
5)
Dalam satu bulan, terdapat beberapa siswa yang tidak
masuk sekolah karena sakit, tetapi jumlahnya tidak pasti.
Perkembangan motorik :
1)
Keterampilan gerak yang sudah dikuasai oleh siswa
kelas III SD misalnya menulis, menggambar, menggunting, mengkancingkan baju,
makan dengan sendok, berenang, naik sepeda, melompat tali, memanjat, memegang
pensil, berlari, dan lain sebagainya.
2)
Saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (KBM),
siswa kelas III sudah tenang dan memperhatikan penjelasan dari guru serta tidak
berjalan-jalan atau bergurau dengan teman,
3)
Siswa kelas III SD sudah mampu membuat cerita/karangan
dengan baik.
4)
Siswa kelas III SD sudah dapat memahami isi cerita
yang mereka baca sendiri maupun dibacakan oleh guru dengan baik.
c.
Perkembangan Fisik dan Motorik siswa kelas V, antara
lain:
Perkembangan
fisik :
1)
Usia siswa kelas V yang tertua adalah 15 tahun,
sedangkan usia siswa kelas V yang termuda adalah 11 tahun.
2)
Tinggi badan siswa kelas V yang tertinggi adalah 149
cm, sedangkan yang terendah adalah 115 cm.
3)
Berat badan siswa kelas V yang terberat adalah 42 kg,
sedangkan yang teringan adalah 20 kg.
4)
Gangguan kesehatan yang sering diderita oleh siswa
kelas V misalnya penyakit flu, batuk, pilek dan demam.
5)
Dalam satu bulan, terdapat beberapa siswa yang tidak
masuk sekolah karena sakit, tetapi jumlahnya tidak pasti.
Perkembangan motorik :
1)
Keterampilan gerak yang sudah dikuasai oleh siswa
kelas V SD misalnya menulis, menggambar menggunting, mengkancingkan baju, makan
dengan sendok, berenang, naik sepeda, melompat tali, memanjat, memegang pensil,
berlari, dan lain sebagainya.
2)
Saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (KBM),
siswa kelas V sudah tenang dan memperhatikan penjelasan dari guru serta tidak
berjalan-jalan atau bergurau dengan teman,
3)
Siswa kelas V SD sudah mampu membuat cerita/karangan dengan
baik.
4)
Siswa kelas V SD sudah dapat memahami isi cerita yang
mereka baca sendiri maupun yang dibacakan oleh guru dengan baik.
2. Perkembangan Kognitif dan Intelektual
Aspek kognitif anak usia SD merupakan salah satu
aspek psikologis yang sangat perlu dipahami dan dihayati oleh seorang pendidik.
Pemahaman dan penghayatan ini dipandang penting sebab hakekatnya pembelajaran
yang diselenggarakan pendidik harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan
kognitif anak. Bahkan dalam pandangan Piaget (1969) pembelajaran yang tidak
sesuai dengan perkembangan kognitif anak memilikikonsekuensi negatif bagi
perkembangan pelbagai aspek psikologis lainnya.
a. Perkembangan
Kognitif
dan Intelektual siswa kelas I, antara
lain :
1)
Kemampuan berhitung siswa kelas I SD sudah cukup baik.
2)
Sebagian besar siswa kelas I SD sudah baik dan cukup
lancar, namun ada satu siswa yang belum bisa membaca.
3)
Siswa kelas I
SD berani maju di depan kelas apabila ditunjuk oleh guru.
4)
Saat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas I SD
mau bertanya tentang materi yang belum mereka mengerti kepada gurunya.
5)
Kemampuan mengingat siswa kelas I SD tentang materi
yang telah diajarkan sudah cukup baik.
6)
Siswa kelas I SD menyukai semua metode pembelajaran,
misalnya metode ceramah, bernyanyi, ataupun cerita bergambar, dll.
7)
Kemampuan siswa kelas I SD dalam menyerap informasi
baru sudah baik.
8)
Siswa kelas I SD sudah dapat menyampaikan informasi
kepada orang lain dengan baik.
b. Perkembangan
Kognitif
dan Intelektual siswa kelas III, antara
lain :
1)
Kemampuan berhitung siswa kelas III SD sudah baik.
2)
Semua siswa kelas III SD sudah baik dan lancar.
3)
Saat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas III
SD mau bertanya tentang materi yang belum mereka mengerti kepada gurunya dan
berani maju di depan kelas apabila ditunjuk maupun tidak ditunjuk oleh guru..
4)
Kemampuan mengingat siswa kelas III SD tentang materi
yang telah diajarkan sudah baik.
5)
Siswa kelas III SD menyukai semua metode pembelajaran.
6)
Kemampuan siswa kelas III SD dalam menyerap informasi
baru sudah baik.
7)
Siswa kelas III SD sudah dapat menyampaikan informasi
kepada orang lain dengan baik.
c. Perkembangan
Kognitif
dan Intelektual siswa kelas V, antara
lain :
1)
Kemampuan berhitung sebagian besar siswa kelas V SD
sudah baik, namun ada dua siswa yang kemapuannya sangat kurang dalam berhitung.
2)
Semua siswa kelas V SD sudah baik dan lancar.
3)
Saat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas V SD
mau bertanya tentang materi yang belum mereka mengerti kepada gurunya dan
berani maju di depan kelas apabila ditunjuk maupun tidak ditunjuk oleh guru,
tetapi agak malu-malu.
4)
Kemampuan mengingat sebagian besar siswa kelas V SD
tentang materi yang telah diajarkan sudah baik.
5)
Siswa kelas V SD menyukai semua metode pembelajaran.
6)
Kemampuan siswa kelas V SD dalam menyerap informasi
baru sudah baik.
7)
Siswa kelas V SD sudah dapat menyampaikan informasi
kepada orang lain dengan baik.
3. Perkembangan
Bahasa
a. Perkembangan
bahasa siswa kelas I, antara lain :
1)
Kemampuan siswa kelas I SD dalam membuat kalimat pendek
sudah baik, mereka juga juga memiliki cukup kosakata karena sudah mendapatkan
mata pelajaran bahasa inggris di sekolah. Siswa juga dapat mengucapkan
kata-kata asing dengan cukup baik.
2)
Siswa kelas I SD sudah bisa memahami bahasa isyarat,
misalnya mereka tahu bahwa jika lampu merah menyala di jalan raya maka para
pengendara harus berhenti.
3)
Kemampuan siswa dalam memahami bahasa tulis sudah
baik. Mereka dapat memahami isi bacaan yang mereka baca.
b. Perkembangan
bahasa siswa kelas III, antara lain :
1)
Kemampuan siswa kelas III SD dalam membuat cerita
sudah baik, mereka juga juga memiliki kosakata karena sudah mendapatkan mata
pelajaran bahasa inggris di sekolah. Siswa juga dapat mengucapkan kata-kata
asing dengan baik.
2)
Siswa kelas III SD sudah bisa memahami bahasa isyarat
dengan baik, misalnya mereka tahu bahwa jika lampu merah menyala di jalan raya
maka para pengendara harus berhenti.
3)
Kemampuan siswa dalam memahami bahasa tulis sudah
baik. Mereka dapat memahami isi bacaan yang mereka baca dengan baik.
c. Perkembangan
bahasa siswa kelas V, antara lain :
1)
Kemampuan siswa kelas V SD dalam membuat cerita sudah
baik, mereka juga juga memiliki kosakata yang cukup banyak Siswa juga dapat
mengucapkan kata-kata asing dengan baik.
2)
Siswa kelas V SD sudah bisa memahami bahasa isyarat
dengan baik.
3)
Kemampuan siswa dalam memahami bahasa tulis sudah
baik. Mereka dapat memahami isi bacaan yang mereka baca dengan baik.
4. Perkembangan
Psikososial
a. Perkembangan
psikososial siswa kelas I, antara lain :
1)
Perkembangan hubungan siswa kelas I dengan orang tua
baik dan menghormati.
2)
Dalam pergaulan dengan teman di sekolah, siswa kelas I
tidak memilih-milih teman.
3)
Perkembangan gender siswa kelas I sudah baik. Mereka
dapat memahami cara bermain anak laki-laki dan perempuan masing-masing.
4)
Cara bersosialisasi dengan lawan jenis, siswa kelas I
SD bersosialisasi dengan akrab dan biasa saja.
5)
Tingkat kepedulian siswa kelas I SD dengan teman/orang
lain sudah baik/cukup tinggi.
b. Perkembangan
psikososial siswa kelas III, antara lain :
1)
Perkembangan hubungan siswa kelas III dengan orang tua
baik dan menghormati.
2)
Dalam pergaulan dengan teman di sekolah, siswa kelas III
tidak memilih-milih teman.
3)
Perkembangan gender siswa kelas III sudah baik. Mereka
dapat memahami cara bermain anak laki-laki dan perempuan masing-masing.
4)
Cara bersosialisasi dengan lawan jenis, siswa kelas III
SD bersosialisasi dengan akrab dan biasa saja.
5)
Tingkat kepedulian siswa kelas III SD dengan
teman/orang lain sudah baik/cukup tinggi.
c. Perkembangan
psikososial siswa kelas V, antara lain :
1)
Perkembangan hubungan siswa kelas V dengan orang tua
baik dan menghormati.
2)
Dalam pergaulan dengan teman di sekolah siswa kelas V
kadang memilih-milih teman, tetapi setelah guru membagi mereka dalam kerja
kelompok di sekolah lama kelamaan mereka tidak lagi memilih-milih teman dalam
pergaulan.
3)
Perkembangan gender siswa kelas V sudah baik. Mereka
dapat memahami cara bermain anak laki-laki dan perempuan masing-masing.
4)
Cara bersosialisasi dengan lawan jenis, siswa kelas V
SD bersosialisasi dengan akrab dan biasa saja.
5)
Tingkat kepedulian siswa kelas V SD dengan teman/orang
lain sudah baik.
5. Perkembangan
Agama dan Moral
a. Perkembangan
agama dan moral siswa kelas I, antara lain :
1) Kemampuan
siswa dalam menjalankan ibadah seperi ibadah sholat sudah cukup baik, namun
membutuhkan arahan dari orang tua.
2) Hafalan
siswa dalam menghafal surat-surat pendek sudah baik.
3) Siswa
kelas I SD dalam membedakan hal baik dan tidak baik sudah cukup baik.
4) Tingkat
kejujuran siswa sudah baik, rata-rata sudah memiliki sifat yang jujur.
5) Tingkat
kedisiplinan siswa sudah baik, mereka tidak pernah terlambat berangkat ke
sekolah. Siswa juga sudah bisa manaati tata tertib sekolah.
6) Siswa
kurang memiliki kesadaran akan kebersihan, kadang-kadang siswa membuang sampah
sembarangan.
b. Perkembangan
agama dan moral siswa kelas III, antara lain :
1) Kemampuan
siswa dalam menjalankan ibadah seperi ibadah sholat sudah baik, dan
kadang-kadang membutuhkan arahan dari orang tua.
2) Hafalan
siswa dalam menghafal surat-surat pendek sudah baik.
3) Siswa
kelas III SD dalam membedakan hal baik dan tidak baik sudah baik.
4) Tingkat
kejujuran siswa sudah baik, rata-rata sudah memiliki sifat yang jujur.
5) Tingkat
kedisiplinan siswa sudah baik, mereka tidak pernah terlambat berangkat ke
sekolah. Siswa juga sudah bisa manaati tata tertib sekolah.
6) Siswa
memiliki kesadaran yang cukup akan kebersihan, siswa jarang membuang sampah
sembarangan.
c. Perkembangan
agama dan moral siswa kelas V, antara lain :
1) Kemampuan
siswa dalam menjalankan ibadah seperi ibadah sholat sudah baik, dan
kadang-kadang membutuhkan arahan dari orang tua.
2) Hafalan
siswa dalam menghafal surat-surat pendek sudah baik.
3) Siswa
kelas V SD dalam membedakan hal baik dan tidak baik sudah baik.
4) Tingkat
kejujuran siswa sudah baik, sebagian besar siswa sudah memiliki sifat yang
jujur.
5) Tingkat
kedisiplinan siswa sudah baik, mereka tidak pernah terlambat berangkat ke
sekolah. Siswa juga sudah bisa manaati tata tertib sekolah.
6) Siswa
memiliki kesadaran yang baik akan kebersihan, siswa selalu membuang sampah pada
tempatnya.
6. Perkembangan
Emosional
a. Perkembangan
emosional siswa kelas I, antara lain :
1) Siswa
kelas I SD masih memilki sifat egois yang cukup tinggi.
2) Siswa
tidak bergantung pada guru di sekolah, siswa tidak memiliki sifat manja
terhadap guru.
3) Siswa
tidak pernah menangis di kelas.
b. Perkembangan
emosional siswa kelas III, antara lain :
1) Siswa
kelas III SD masih memilki sifat egois yang cukup tinggi.
2) Siswa
tidak bergantung pada guru di sekolah, siswa tidak memiliki sifat manja
terhadap guru.
3) Siswa
tidak pernah menangis di kelas.
c. Perkembangan
emosional siswa kelas V, antara lain :
1) Siswa
kelas V SD masih memilki sedikit sifat egois.
2) Siswa
tidak bergantung pada guru di sekolah, siswa tidak memiliki sifat manja
terhadap guru.
3) Siswa
tidak pernah menangis di kelas.
4) Keberanian
siswa saat disuruh tampil di kelas sudah cukup baik, walaupun kadang-kadang
masih malu-malu.
7. Perkembangan
Kemandirian
a. Perkembangan
kemandirian siswa kelas I, antara lain :
1)
Siswa kelas I, tidak lagi membutuhkan bantuan guru
dalam mengerjakan soal.
2)
Siswa kelas I, tidak ditunggui oleh orang tua saat
pembelajaran di sekolah.
b. Perkembangan
kemandirian siswa kelas III, antara lain :
1) Siswa
kelas I, tidak lagi membutuhkan bantuan guru dalam mengerjakan soal.
2) Siswa
kelas I, tidak ditunggui oleh orang tua saat pembelajaran di sekolah.
c. Perkembangan
kemandirian siswa kelas V, antara lain :
1)
Siswa kelas V, tidak lagi membutuhkan bantuan guru
dalam mengerjakan soal. Guru dalam pembelajaran menggunakan pretest dan
posttest, guru juga jarang memberikan PR mengerjakan tetapi PR untuk membaca.
2). Siswa kelas V, tidak ditunggui oleh orang tua saat
pembelajaran di sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar